Fakta Mengenai Tanggal Kadaluarsa

5 Fakta Mengenai Tanggal Kadaluarsa Pada Produk Makanan

Pemberian tanggal kadaluarsa pada makanan merupakan sebuah kewajiban bagi para pengusaha. Karena pemberian tanggal kadaluarsa ini adalah sebagai bentuk informasi batas aman makanan tersebut dikonsumsi. Jika makan sudah melewati tanggal kadaluarsa, makanan tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Para pengusaha biasanya menggunakan Mesin Coding Thermal untuk mencetak tanggal kadaluarsa. Mesin yang digunakan biasanya Thermal Transfer Overprinter (TTO), Thermal Inkjet (TIJ), dan Continuous Inkjet (CIJ).

Namun apakah anda sudah benar-benar faham mengenai maksud dari tanggal kadaluarsa? Mungkin saja pemahaman anda tentang tanggal kadaluarsa selama ini masih kurang.

Untuk informasi lebih lanjut, Berikut beberapa fakta mengenai tanggal kadaluarsa yang perlu anda tahu.

  1. Istilah yang berbeda pada setiak jenis tanggal kadaluarsa

Ada beberapa istilah didalam tanggal kadaluarsa yang memiliki arti berbeda pada setiap produk. Berikut bebapa istilah untuk tanggal kadaluarsa:

  • Tanggal “Sell By”

Istilah jenis ini memiliki arti yaitu sampai berapa lama produk ini bisa ditampilkan di sebuah toko. Sebagai konsumen, lebih baik jika kita membeli produk tersebut sebelum jatuh tempo. Namun untuk produk makanan masih bisa dibeli beberapa hari setelah tanggal ini selama produk makanan tersebut masih baik.

  • Tanggal “Best if used by” atau “best before”

Istilah ini memiliki arti produk makanan lebih baik dikonsumsi sebelum tanggal tersebut karena kualitasnya masih baik sebelum tanggal tersebut.

  • Tanggal “Used By”

Istilah ini memiliki arti produk harus digunakan sebelum jatuh tempo tanggal. Setelah tanggal terlewati, maka kualitas dari produk akan menurun.

  • Tanggal Kadaluarsa atau “Expiration”

Jenis instilah “Expiration” ini biasanya disingkat dengan “exp” yang memiliki arti setelah melewati tanggal ini, produk sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Hal ini berkaitan dengan keamanan dari produk jika dikonsumsi.

  • Makanan Yang Sudah Kadaluarsa Belum tentu Basi Atau Rusak, Hanya Saja Berkurang Kualitasnya.

Penggunaan tanggal kadaluarsa pada makanan digunakan sebagai indikator tentang nilai gizi yang ada pada produk makanan sudah mendekati batas maksimal. Jika sudah lewat dari tanggal, maka gizi yang terkandung pada makanan akan berkurang.

Selain itu, tanggal Kadaluarsa juga digunakan sebagai indikasi tentang penurunan kualitas dari produk makanan. Penurunan tersebut bisa berupa kekenyalan, kepadatan, tekstur, warna, rasa, dan lain-lain. Walupun terkadang kualitas dari produk makanan sudah menurun, namun terkadang kandungan gizinya masih baik.

Jadi, produk makanan yang sudah kadaluarsa biasanya sudah melwati batas toleransi untuk dikonsumsi.

  • Label Kadaluarsa “Best Before” Hanya Berlaku Untuk Produk Yang Kemasannya Belum Dibuka

Produk makanan yang memiliki label “best before” menujukan kualitas dari produk makanan tersebut sebelum kemasannya dibuka. Jika kemasan makanan sudah dibuka, lalu disimpan kembali,  maka tidak disarankan untuk mengacu pada tanggal ini.

Jika produk makanan sudah terbuka, maka akan lebih berpeluang terkontaminasi oleh udara. Jadi rasa, tekstur, warna dan lain-lain akan menurun sebelum tanggal best before-nya.

Maka dari itu, jika makanan sudah terbuka langsung harus segera dihabiskan untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas atau adanya jamuran.

  • Walaupun Produk Makanan  Yang “Best Before”-Nya Sudah Lewat Tanggal, Masih Bisa Dikonsumsi Asalkan Kualitasnya Masih Baik

“Best Before” pada makanan lebih mengacu pada kualitas dari makanan itu sendiri, bukan pada keamanannya. Maka dari itu, makanan yang sudah terlewat tanggal “Best Before”-nya tapi makanan masih memiliki kualitas yang baik masih bisa dikonsumsi. Berbeda lagi dengan”Expiration” yang lebih mengarah kepada keamanan dari makanan.

  • Beberapa Ciri-Ciri Yang Wajib Diwaspadai

Beberapa jenis makanan yang rentan terhadap kontaminasi, lebih baik tidak dikonsumsi melebihi tanggal “Best Before” atau “Baik digunakan sebelum”-nya. Contohnya adalah ikan dan daging.

Pada umumnya, makanan yang sudah berubah rasa, warna, bentuk, atau bau sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Kemasan makanan yang rusak juga menandakan bahwa makanan tidak aman juga untuk dikonsumsi.

Itulah beberapa fakta mengenai tanggal kadaluarsa. Hal terpenting adalah jika anda mau mengkonsumsi makanan, sebaiknya perhatikan pada bagian tanggal kadaluarsa. Jika makanan sudah berubah warna, bentuk, rasa atau kemasan makanan yang sudah rusak, maka makanan tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Pintar-pintarlah memilih produk makanan yang baik dan sehat untuk diri anda !!

Leave a Reply